Tentang Blog Ini

Saya sering dibilang ‘cuek’ oleh teman dan saudara, meski kurang jelas apa yang mereka maksud. Tapi kira-kira begini. Perempuan yang nggak dandan dan nggak bergaya. Kalaupun bergaya hasilnya ‘dangdut’. Kaos oblong dan sepatu teplek. Sedikit urakan dan tomboy. Ceplas ceplos, kadang seronok. Acuh tak acuh pada penilaian orang. Culun. Bodor euy. Suka kebebasan.

Terserahlah definisinya. Saya nyaman begini kok.

Nah, suatu kali saya berpikir, kenapa tidak pinjam saja istilah ‘cuek’ menjadi nama blog baru saya? Begitulah akhirnya saya juduli blog ini MommaCuek. Dulu happy cuek single (I deleted the blog and still feel sorry for what I’ve done), kini saya momma cuek. Seorang momma yang ingin bebas berpikir, bersikap, bertindak, bebas memilih dan memutuskan, serta bebas mengekspresikan semua itu. Bukan momma sempurna apalagi supermom seperti dipromosikan TV *don’t like these stereotypes*, tetapi momma yang menikmati belajar dari kesalahan dan kebodohan. Momma yang mencari celah untuk mencapai kenyamanan diri dan keluarga. 

MommaCuek sangat beruntung memiliki dua bintang: Addiestar, suami penyayang dan Reistar, the great gracious son. Reistar sering dibahas di blog ini sebagai Little Big Rei, a little boy in big size. Little Big Rei adalah inspirasi saya untuk nge-blog lagi. Dialah yang membuat banyak gagasan dan pengalaman mendesak dan berebutan keluar, ingin dicatat sebagai sejarah hidup saya.

Saya pekerja paruh waktu dengan pekerjaan serabutan, di dalam dan di luar rumah: mengajar, melatih, meneliti, menulis dan berdagang. Cuek-cuek begini, saya suka ketrampilan tangan: merajut dan membuat aksesoris. 

Sila menjelajah catatan cuek ini.

Ruth Eveline aka MommaCuek

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar